Meditasi

Menenangkan Pikiran – Apa itu relaksasi?

Menenangkan Pikiran – Apa itu relaksasi? Dalam bahasa sehari-hari, relaksasi berarti membiarkan diri kita bebas dari ketegangan. Menenangkan pikiran bisa berarti pikiran kita tidak sedang stres atau terlalu aktif. Tapi di zaman sekarang, ini kelihatannya sulit, bukan?

Saat ini, kebanyakan dari kita merasa stres hampir sepanjang minggu dan baru bisa santai saat akhir pekan. Ini sudah dianggap sebagai cara hidup yang biasa. Tapi, apakah ini cara hidup yang benar? Bukankah menjalani hidup dengan santai setiap saat adalah hak kita? Yuk, kita ambil kembali hak itu!

Stres yang Buruk

Kalau kamu tanya seseorang kenapa dia merasa stres hampir setiap hari, kira-kira apa jawabannya? “Pekerjaan numpuk, deadline banyak, tugas belum selesai, harus siapin proyek baru,” dan sebagainya. Kurang lebih seperti itu, kan?

Sekarang, mari kita bahas kenapa kebanyakan dari kita selalu merasa stres.

Saat kita sibuk mengejar impian, kita kehilangan kebiasaan untuk berhenti sejenak dan merenung. Kita mulai bereaksi otomatis terhadap situasi. Misalnya, kalau kita terjebak macet, biasanya kita langsung khawatir soal kerjaan yang tertunda, mengeluh tentang sistem lalu lintas, atau malah marah-marah sendiri.

Padahal, kenapa kita nggak berpikir sebaliknya? “Oke, macet nggak bisa dihindari, ya sudah, mending dengar musik enak, nostalgia masa kecil, atau ingat-ingat teman lama. Manfaatin waktu ini buat santai dan menikmati hidup.” Tapi, nggak banyak dari kita yang bereaksi seperti ini. Kebanyakan malah langsung stres. Padahal, kebiasaan ini sebenarnya berdampak besar pada kualitas hidup kita.

Stres = Gaya Hidup?

Kita sudah menganggap stres sebagai bagian dari hidup. Tapi, pernahkah kita berpikir, buat apa kerja sekeras ini kalau akhirnya kita bakal meninggalkan dunia dengan banyak pekerjaan yang belum selesai? Kenapa kita nggak bekerja dengan lebih santai? Apa gunanya kerja mati-matian kalau semua kebahagiaan justru hilang? Demi hari esok yang lebih baik, kita malah mengorbankan hari ini. Bukankah itu ironis?

Lingkungan kerja penuh tekanan, kehidupan keluarga yang juga bikin stres, nggak ada waktu buat sekadar jalan-jalan dan menikmati alam… Kenapa? Seakan-akan kita harus mencapai segalanya dalam waktu sesingkat mungkin, sampai lupa menyisihkan waktu untuk santai.

Bekerja tanpa henti sepanjang minggu sudah jadi kebiasaan banyak orang. Peningkatan kasus serangan jantung, depresi, dan gangguan mental lainnya adalah akibat dari gaya hidup yang penuh tekanan ini. Saat stres melanda, kita langsung mencari solusi instan seperti terapi terbaru, teknik relaksasi terkini, atau berbagai metode lainnya.

Dan begitu akhir pekan tiba, kita malah sibuk pergi liburan agar bisa “rileks”. Tapi anehnya, kadang liburan juga bisa bikin capek, kan?

Kenapa Nggak Santai Setiap Hari?

Kenapa kita nggak coba hidup lebih santai sepanjang minggu?
Kenapa nggak kerja dengan pikiran yang lebih rileks?
Kenapa harus selalu merasa tertekan?

Merenungkan kehidupan kita sendiri sangat penting kalau kita ingin mengambil kembali hak kita untuk hidup dengan damai. Apakah akan membantu jika kita memasang wallpaper pemandangan alam di komputer kita? Atau mungkin melihat kupu-kupu beterbangan di layar? Atau sekadar mengagumi indahnya bunga yang berwarna-warni?

Kalau jawabannya “ya”, cobalah download screensaver bertema alam dan nikmati momen-momen santai saat bekerja. Lihat, kagumi keindahannya, pikirkan betapa sempurnanya ciptaan alam, dan biarkan diri kita rileks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *